MANFAATKAN BANDARA SIBISA: Untuk Mendorong Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Di Toba Samosir

Ketua Yayasan Tani Cipta Lestari Sibisa Ir. Manumpak Sirait : Untuk Mendorong Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Di Toba Samosir
MANFAATKAN BANDARA SIBISA
SIBISA AKTUAL.
Untuk mendorong Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Toba Samosir pada umumnya dan khususnya daerah Ajibata, sudah saatnya Bandara Sibisa harus di fungsikan. Bandara Sibisa ini merupakan asset yang dapat memberi kontribusi yang besar bagi perkembangan ke Pariwisatawan Nasional dan juga suatu keunggulan yang strategis dan konfrehensif yang di miliki daerah Toba Samosir untuk memajukan Pariwisatanya. Dan, bila di fungsikan akan meningkatnya pendapatan dan penerimaan devisa Negara dari sektor pariwisata, hal ini disampaikan Oleh Ir. Manumpak Sirait di Sibisa ( Sn, 18/09 ) kepada AKTUAL.
Dengan, melihat potensi Bandara Sibisa ini Pemerintah Cq Dinas Pariwisata Toba Samosir mulai sejak dini sudah harus berbenah untuk memanfaatkan peluang ini dan Toba Samosir bisa dikatakan selangkah lebih maju bila dibanding dengan daerah Kab/Kota yang tidak memiliki Bandaranya. Sebenarnya daerah Toba samosir masih memiliki banyak keunggulan sebagai daerah Pariwisata, dan mempunyai beberapa titik lokasi sebagai tujuan wisata danau, seperti: Tara Bunga, Balige, Porsea dan Ajibata yang semuanya menawarkan dan menjanjikan keindahan panorama alamnya yang begitu indah dan sejuk untuk dapat dijual ke dunia internasional sebagai tujuan wisata. Dan, masih banyak lagi dijumpai sebagai tempat tujuan wisata yang belum dikembangkan di Toba Samosir ini.
Sebagai wisata alam didaerah Sibisa Kec. Ajibata dan tidak kalah menarik dari wisata danau Ajibata yaitu ada Passur Napitu dimana sumber air atau mata air keluar dari batu. Air passur napitu di yakini dapat menyembuhkan penyakit dan sudah banyak orang yang datang ketempat ini untuk menikmati dan memanfaatkan air passur napitu ini sebagai obat demikian juga Harangan Na Dua lokasinya berada diatas pegunungan pinggiran danau toba dan di Harangan Na Dua ini dapat di temui beberapa batuan mempunyai nilai sejarah, seperti batuan menyerupai alat gendang tradisionil orang batak toba dan dari sini bisa melihat atau memandang panorama alam danau toba yang begitu indah dan sekaligus daerah Samosir dan Balige dan tidak ketinggalan Bukit senyum yang berada di Desa Motung dan begitu juga Taman Eden 100 Desa Lumbanrang Kec. Lumban Julu dan bila ini dikembangkan dan di promosikan secara terus menerus dapat menarik perhatian para wisatawan domestik dan manca negara untuk datang berkunjung ke Toba Samosir dan disamping itu akan memperkaya keragaman sebagai tempat tujuan wisata di Toba Samosir
Pengembangan Pariwisata harus lebih difokuskan di daerah Ajibata, karena didukung oleh potensi alam yang di miliki daerah Ajibata dan juga daerah ini berbatasan dengan Parapat yang di kenal dengan like tobanya yang sudah mendunia keberbagai daerah dan Manca Negara. Dan, untuk mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan, maka pembangunan pra sarana dan fasilitas lainnya sejak dini harus sudah dimulai untuk dibenahi. Ajibata sebagai jembatan emas, sebagai lintas sentral yang menghubungkan daerah Kab. Samosir lewat KMP Ferry sebagai sarana transportasi danau dan Bandara Sibisa untuk menghubungkan Wilayah Nusantara dan Asia dan Eropah dan ini lah potensi yang tidak dimiliki daerah Kab/Kota lainnya.
Dari KMP Ferry jni diharapkan dapat mendongkrak PAD Tobasa melalui penerimaan dari pendapatan restribusinya. Banyaknya retribusi dapat diukur dari banyaknya pengunjung yang memanfaatkan jasa KMP Ferry demikian juga penerimaan Devisa Negara akibat difungsikannya Bandara Sibisa akan berdampak positif dimana para wisatawan semakin banyak yang datang untuk berkunjung ke Toba Samosir, hal senada juga disampaikan Jojor Marintan Napitu puluh anggota DPRD Partai Kedaulatan, dapem III Toba Samosir dan ditambahkannya lagi bahwa Bandara Sibisa perlu difungsikan agar pesawat berbadan lebar dapat beroperasi, karena Bandara ini sangat strategis untuk menghubungkan atau menjangkau daerah Kab/Kota lainnya dan Negara tentangga seperti Malaysia dan Singapura. Toba Samosir akan menjadi pusat bisnis dan bertumbuhnya pelaku usaha eksportir untuk memasarkan hasil-hasil pertanian ke Negara tetangga, sehingga harga komoditas petani akan meningkat dan hal ini akan mendorong perekonomian daerah Ajibata, khususnya. Dan tentu karena menyangkut dengan anggaran akan dibawa untuk dibahas di DPRD Toba Samosir.
Untuk menggalakkan Pengembangan Pariwisata di Toba Samosir dan khususnya Ajibata sebagai tujuan wisata harus didukung oleh semua pihak dan peran aktif masyarakat bersama pemerintah harus bahu membahu untuk saling mendukung atau hubungan sinergis harus terjaga dan berkelanjutan. Dalam pengembangan Pariwisata harus didukung pembangunan prasarana jalan yang memadai, perlebaran badan jalan dari Sibisa Motung menuju Ajibata dan Sibisa menuju Aek Natolu, sehingga arus lalulintas Ajibata Sibisa menjadi lancar.
Dengan terbangunnya akses ini, Sehingga para pengunjung merasa nyaman dan santai menikmati perjalanannya dan demikian juga para wisatawan yang datang ke Ajibata atau Parapat akan memilih jalur penerbangan dari Polonia menuju Bandara Sibisa, yang hanya membutuhkan waktu 30 menit sudah tiba di Ajibata atau Parapat Dan jika dibandingkan dengan lewat Bandara Silangit, maka jaraknya semakin bertambah jauh.
Dan, sampai sekarang para wisatawan manca negara atau domestik yang ingin berkunjung ke Ajibata dan Parapat masih memanfaatkan jasa Travel biro perjalanan transportasi darat yang sungguh melelahkan dan membosankan dimana arus lalulintas Medan menuju Parapat rawan macet, jaraknya kurang lebih 170 Km demikian juga Jarak Silangit dengan Parapat kurang lebih 50 Km.
Bandara Sibisa kalah promosi dengan Bandara Silangit dan oleh karena itu harapan masyarakat Tobasa dan khususnya masyarakat Ajibata kepada pemerintah Toba Samosir agar memanfaatkan atau memfungsikan Bandara Sibisa ini seperti beberapa tahun yang lalu yang sudah dirintis maskapai penerbangan Susi Air, sebagai salah satu wujud yang nyata untuk meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat Toba Samosir dan serta membangun kemitraan yang intensif dengan Kementerian Pariwisata demi terwujudnya Tobasa Peduli Pariwisata, Peduli Pembangunan yang Penuh Kasih dan Bermartabat, demikian Ir. Manumpak Sirait mengakhiri perbincangannya dengan AKTUAL di Sibisa. TO. 1

About these ads

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s